BEKASI.POJOKSATU.ID - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur utama pemudik di wilayah Kabupaten Bekasi tengah dikebut proses perbaikannya.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan tersebut dapat rampung sebelum masa mudik dimulai.
Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan dalam keadaan baik saat dilintasi pemudik.
Sekaligus mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan di jalur mudik.
Koordinasi tersebut melibatkan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi serta sejumlah penyelenggara jalan.
Baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, kawasan industri, hingga pengelola jalan tol.
“Hari ini kami sudah rapat dengan Kasat Lantas di jajaran Polres. Kami memang sudah melakukan koordinasi terkait kesiapan menghadapi arus mudik dengan mengundang berbagai pihak selaku penyelenggara jalan, baik jalan nasional, provinsi, kabupaten, kawasan maupun tol,” ujar Agus, Kamis 5 Maret 2026.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur penting bagi pemudik saat ini masih dalam proses perbaikan.
Beberapa di antaranya adalah jalan nasional yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi serta jalur Kalimalang yang selama ini menjadi salah satu akses utama bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat selesai sebelum periode mudik dimulai sehingga para pemudik dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
“Sekarang memang sedang berproses perbaikan jalan. Ditargetkan sebelum tanggal 13 Maret semuanya sudah selesai, khususnya di jalur mudik seperti Jalan Nasional, Kalimalang, dan juga jalan tol,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang baik sangat penting untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.
Kerusakan jalan seperti lubang atau permukaan jalan yang tidak rata berpotensi memicu kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, percepatan perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah bersama para penyelenggara jalan menjelang puncak arus mudik.
Selain memastikan perbaikan jalan selesai tepat waktu, Dishub Kabupaten Bekasi juga mempersiapkan berbagai langkah pendukung lain guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama musim mudik.
Beberapa di antaranya meliputi penguatan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan.
Penataan rambu lalu lintas, serta pengaturan putaran balik atau U-turn yang berpotensi menghambat arus kendaraan.
Agus mengatakan langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk memastikan mobilitas masyarakat selama masa mudik dapat berjalan lancar.
Dengan persiapan infrastruktur yang lebih matang, diharapkan jalur mudik di wilayah Kabupaten Bekasi dapat dilalui dengan aman oleh para pemudik yang melintasi daerah tersebut.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Jalan Rusak di Bekasi Jadi Sorotan, Pemkab Siapkan Anggaran Hingga Rp2 Miliar
Ia juga berharap seluruh proses perbaikan jalan dapat diselesaikan sesuai target sehingga tidak mengganggu mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik.
“Harapannya sebelum masa mudik dimulai semua jalur utama sudah siap dilalui sehingga perjalanan masyarakat bisa lebih lancar,” ujarnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah optimistis jalur mudik di Kabupaten Bekasi dapat mendukung kelancaran perjalanan para pemudik yang melintas dari arah Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.***




