BEKASI.POJOKSATU.id, Polres Metro Bekasi Kota memberikan dukungan fasilitas praktik berupa mesin jahit bagi siswa jurusan Tata Busana SMKN 1 Kota Bekasi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan siswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana bersama Ketua Bhayangkari Cabang Metro Bekasi Kota meninjau langsung pemanfaatan bantuan tersebut pada Kamis (22/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Putu melihat para siswa mengoperasikan mesin jahit industri dan mengerjakan bahan kain sebagai bagian dari pembelajaran praktik kejuruan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas yang diberikan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam mendukung persiapan uji kompetensi siswa.

Putu menilai penguasaan keterampilan menjadi salah satu bekal penting bagi siswa sekolah menengah kejuruan sebelum memasuki dunia kerja.

Menurut dia, uji kompetensi tidak hanya mengukur kemampuan mengoperasikan mesin jahit, tetapi juga ketepatan pengerjaan, pemahaman prosedur, dan kualitas hasil produksi.

“Kesempatan untuk mengembangkan kemampuan hingga ke luar negeri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya berharap para siswa memiliki semangat belajar yang tinggi, berani menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah ketika menemukan kesulitan,” ujar Putu, dari keterangan yang diterima, Jumat 23 Oktober 2026.

Dia berharap, keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi para siswa, termasuk melalui program pelatihan ke Jepang yang tengah dipersiapkan.

Bantuan mesin jahit tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Metro Bekasi Kota dengan PT Sentosa Garmindo Pratama melalui program POLIRAN.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat fasilitas pendidikan kejuruan melalui penyediaan peralatan praktik yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain menyasar lingkungan pendidikan, program POLIRAN juga direncanakan menjangkau masyarakat umum yang membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja.

Satbinmas Polres Metro Bekasi Kota saat ini tengah menyiapkan pendataan dan pendaftaran calon peserta sebagai bagian dari pengembangan program secara bertahap.

Putu berharap, program tersebut tidak hanya membantu peserta meningkatkan kemampuan pribadi, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi kelak juga dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar. Anak-anak yang memiliki kemampuan dan pengalaman lebih luas diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, menghasilkan karya, bahkan membuka peluang usaha bagi orang lain,” tuturnya.

Melalui POLIRAN, Polres Metro Bekasi Kota mendorong sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan dunia usaha untuk memperluas akses pelatihan keterampilan serta mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja.