BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menargetkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 90 persen hingga akhir 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Muhammad Solikhin, mengatakan pihaknya akan melakukan monitoring terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang memiliki tugas menghasilkan pendapatan daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan PAD menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.
"Kalau untuk target PAD kita, Insya Allah akhir tahun bisa 90 persen. Makanya kita akan koordinasi dengan OPD dan melakukan monitoring," kata Solikhin, Sabtu, 7 November 2026.
Selain penerimaan daerah, Pemkot Bekasi juga mendorong percepatan realisasi belanja agar seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana hingga akhir tahun.
Solikhin menyebutkan, belanja yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jalan, saluran air, gedung sekolah, serta sejumlah kebutuhan pelayanan publik lainnya.
Menurut dia, koordinasi dengan seluruh OPD akan terus dilakukan untuk memastikan target pendapatan dan belanja daerah dapat terealisasi secara optimal.
"Kami akan pantau kinerja para OPD terkait realisasi belanja. Saya harapkan OPD bisa menyelesaikan realisasi belanja seperti membangun jalan, penanganan banjir dan kebutuhan lainnya," ujarnya.
Dia juga meminta seluruh OPD memaksimalkan kinerja dengan memanfaatkan sisa waktu tahun anggaran 2026.
Dengan demikian, program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang telah direncanakan dapat diselesaikan sesuai target.





