BEKASI.POJOKSATU.ID - Tradisi berbagi takjil pada bulan suci Ramadan kembali dilakukan para relawan pekerja sosial masyarakat Kecamatan Bekasi Timur.

Kegiatan yang telah berjalan selama empat tahun berturut-turut ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

Aksi berbagi tersebut berlangsung di depan Kantor Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat 6 Maret 2026.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Dishub Bekasi Tutup Sejumlah U-Turn di Jalur Kalimalang

Sejumlah anggota PSM yang mayoritas merupakan ibu-ibu turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua PSM Bekasi Timur, Budiarsih, mengatakan kegiatan berbagi takjil telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

Dalam satu kali kegiatan, para relawan menyiapkan sekitar 100 paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Tak Sekadar Bangunan Tua, Cagar Budaya Bekasi Didorong Jadi Sarana Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda

“Sudah berjalan empat tahun setiap Ramadan selalu bagi takjil. Pembagian dilakukan setiap Jumat,” ujar Budiarsih, dikutip dari Radar Bekasi, 7 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa lokasi pembagian takjil tidak selalu berada di satu titik.

Para relawan PSM secara bergiliran menggelar kegiatan tersebut di sejumlah kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Bekasi Timur.

Baca Juga: Mudik Lebaran Bisa Tidur Nyenyak di Bus, Ini 5 Sleeper Bus Favorit Pemudik

Menurut Budiarsih, kegiatan ini melibatkan anggota PSM dari empat kelurahan, yakni Aren Jaya, Margahayu, Duren Jaya, dan Bekasi Jaya. Seluruh relawan bekerja sama menyiapkan paket takjil hingga membagikannya kepada masyarakat.

Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini juga bertujuan membantu pengguna jalan yang belum sempat berbuka di rumah agar dapat menikmati makanan ringan saat waktu berbuka tiba.

Suasana pembagian takjil pun berlangsung penuh keakraban. Para pengendara sepeda motor, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang melintas tampak menerima paket takjil dengan antusias.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen kebersamaan antara relawan sosial dan masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Tutup Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Berlaku Akhir Maret

Budiarsih menambahkan, seluruh dana untuk kegiatan tersebut berasal dari swadaya para anggota PSM yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama.

“Dana kegiatan ini berasal dari swadaya anggota PSM dari empat kelurahan di Bekasi Timur,” katanya.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong para anggota PSM menjadi kunci utama sehingga kegiatan berbagi takjil ini dapat terus berlangsung hingga tahun keempat.

Baca Juga: Sembilan Warga Cibitung Terindikasi Penyakit Kronis Diverifikasi untuk Bantuan Iuran BPJS

Selain itu, kegiatan berbagi takjil juga menjadi sarana bagi PSM untuk lebih memperkenalkan peran mereka kepada masyarakat luas.

Banyak warga yang belum mengetahui bahwa PSM merupakan relawan sosial yang aktif membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesejahteraan sosial.

“Tujuannya agar masyarakat lebih mengenal tentang PSM,” ujarnya.

Baca Juga: Audiensi dengan Plt Bupati Bekasi, PGRI Serahkan Rekomendasi Konferensi Kerja untuk Perbaikan Sistem Pendidikan

Budiarsih menjelaskan bahwa PSM memiliki tugas sebagai relawan sosial yang menginisiasi, mendampingi, serta menggerakkan berbagai kegiatan sosial di masyarakat.

Para relawan juga terlibat dalam penanganan berbagai persoalan kesejahteraan sosial.

Beberapa di antaranya seperti membantu penanganan orang dengan gangguan jiwa, mendampingi fakir miskin, membantu penyandang disabilitas, hingga memberikan perhatian kepada lanjut usia yang terlantar.

Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, para relawan PSM berharap masyarakat semakin mengenal keberadaan mereka sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Budiarsih menegaskan bahwa tradisi berbagi takjil ini akan terus dipertahankan sebagai bagian dari kegiatan sosial PSM setiap Ramadan.

“Selama Ramadan kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap Jumat. Mudah-mudahan bisa terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tandasnya.***