Jakarta, BEKASI.POJOKSATU.id - Batuk berkepanjangan menjadi salah satu gejala tuberkulosis (TBC) yang perlu diwaspadai masyarakat.

Deteksi dini dan pengobatan yang tepat penting dilakukan untuk mencegah komplikasi serta mengurangi risiko penularan penyakit tersebut.

RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada TBC. Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, rumah sakit tersebut menyediakan layanan Poli Tuberkulosis untuk pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, hingga pemantauan kondisi pasien.

Spesialis Paru RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Andre Prawira, Sp.P, menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika penderita TBC paru mengeluarkan partikel infeksius saat batuk, bersin, atau berbicara.

Menurut Andre, deteksi dini menjadi langkah penting agar pasien dapat segera memperoleh penanganan sesuai kondisi kesehatannya.

Gejala TBC yang perlu diwaspadai antara lain batuk berkepanjangan, demam, keringat pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta berkurangnya nafsu makan.

Masyarakat yang mengalami gejala tersebut diimbau segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain pemeriksaan sejak dini, kepatuhan menjalani pengobatan juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan TBC.

“Pasien juga perlu menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas sesuai anjuran dokter untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah penularan,” ujar Andre, Rabu, 28 Oktober 2026.

Melalui Poli Tuberkulosis, pasien dapat memperoleh layanan konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang sesuai indikasi medis, pengobatan berdasarkan hasil diagnosis, serta pemantauan perkembangan kondisi dan efek samping obat.

Edukasi kepada pasien dan keluarga juga menjadi bagian dari pelayanan untuk mendukung kepatuhan menjalani pengobatan sekaligus membantu mencegah penularan TBC.

Penanganan yang menyeluruh juga penting bagi pasien yang memiliki penyakit penyerta, termasuk gangguan kardiovaskular. Dalam kondisi tersebut, koordinasi pelayanan sesuai kebutuhan medis diperlukan agar pasien memperoleh perawatan yang tepat dan aman.

RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap gejala TBC dan tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan.

Dengan deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta kepatuhan menjalani terapi hingga selesai, TBC dapat disembuhkan dan risiko penularannya dapat dikurangi.