BEKASI.POJOKSATU.id - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK menggelar sosialisasi olahraga masyarakat yang dipadukan dengan bazar sembako murah, permainan tradisional, serta bakti sosial di Halaman Kantor Kecamatan Muaragembong, Sabtu, 3 Oktober 2026.
 
Langkah ini menjadi bagian dari strategi KORMI dalam mendongkrak Angka Partisipasi Masyarakat Berolahraga (APMO) sekaligus memeringati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Bekasi.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang dipimpin oleh Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, dilanjutkan dengan atraksi seni budaya, olahraga tradisional, dan penyerahan santunan.

Ketua KORMI Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana, menyampaikan bahwa penggabungan aktivitas olahraga dengan kegiatan sosial dirancang untuk menarik antusiasme warga agar mau aktif bergerak.
 

“Strategi kita untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat berolahraga adalah dengan menghadirkan kegiatan yang dapat menarik masyarakat untuk datang, bergerak, senam bersama dan mengikuti olahraga tradisional,” ujarnya.

Ratu merinci, logistik sembako murah didukung oleh donasi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) serta jajaran pengurus KORMI. Paket sembako yang ditawarkan meliputi beras 2,5 kg seharga Rp10 ribu, serta minyak goreng, mi instan, tepung terigu, dan gula pasir yang masing-masing dapat ditebus seharga Rp5 ribu.

Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, turut mengapresiasi kolaborasi lintas organisasi ini sebagai langkah menjaga kebugaran sekaligus merawat warisan budaya lokal.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antara TP-PKK Kabupaten Bekasi bersama KORMI Kabupaten Bekasi dalam kegiatan olahraga tradisional yang dikemas dengan pentas seni dan senam bersama,” katanya.
 

Nia menambahkan, pemasyarakatan olahraga tradisional dan seni dapat menumbuhkan gaya hidup sehat serta mempererat silaturahmi warga.

Dukungan senada disampaikan Kabid Pemberdayaan Olahraga Disbudpora Kabupaten Bekasi, Yudi Candra Permana. Pihaknya menyambut positif konsep kegiatan ganda yang menyentuh ranah kesehatan sekaligus kesejahteraan warga.

“Adanya tebus murah juga sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat,” pungkas Yudi.***